Jakarta, 25 Juli 2026 – Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional (HAN) 2026, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak, dan Pengendalian Penduduk (PPAPP) Provinsi DKI Jakarta berkolaborasi dengan PT LRT Jakarta menghadirkan berbagai aktivitas edukatif dan kreatif bertema "Lindungi dan Wujudkan Generasi Tangguh dan Berdaya" di Stasiun LRT Pegangsaan Dua, Sabtu (25/7). Kegiatan yang diikuti sekitar 300 anak ini menjadi bagian dari upaya menghadirkan pengalaman belajar dan bermain yang menyenangkan sekaligus mengenalkan transportasi publik yang aman, nyaman, inklusif, dan ramah anak. Melalui kegiatan ini, anak-anak juga diajak membangun kebiasaan menggunakan transportasi publik sejak dini. Kepala Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak, dan Pengendalian Penduduk (PPAPP) Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia bersama Wakil Kepala Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta, Ujang Harmawan, turut hadir dan meninjau berbagai fasilitas ramah anak yang tersedia di lingkungan LRT Jakarta, di antaranya Pos Sahabat Perempuan dan Anak (SAPA), Ruang Laktasi, serta Ruang Baca. Kepala Dinas PPAPP Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia, mengatakan bahwa setiap anak berhak tumbuh dalam lingkungan yang aman, nyaman, dan mendukung proses belajar serta pengembangan dirinya. Menurutnya, ruang ramah anak tidak hanya perlu hadir di rumah dan sekolah, tetapi juga di ruang-ruang publik, termasuk transportasi publik yang digunakan masyarakat setiap hari. “Melalui kolaborasi dengan PT LRT Jakarta dalam peringatan Hari Anak Nasional Tahun 2026 ini, kami ingin menghadirkan pengalaman yang menyenangkan sekaligus bermakna bagi anak-anak. Mereka tidak hanya diajak mengenal transportasi publik sebagai moda yang aman, nyaman, dan ramah anak, tetapi juga memperoleh ruang untuk belajar, berkreasi, bereksplorasi, dan berinteraksi dalam lingkungan yang positif. Pengalaman seperti inilah yang diharapkan dapat membentuk karakter anak menjadi lebih mandiri, percaya diri, serta peduli terhadap sesama dan lingkungannya," ujar Kadis Dwi. Beliau menambahkan, pemenuhan hak anak merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan kolaborasi lintas sektor. Pemerintah, dunia usaha, komunitas, keluarga, dan masyarakat memiliki peran yang sama penting dalam menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak secara optimal. "Hari Anak Nasional menjadi pengingat bahwa setiap kebijakan, layanan, dan ruang publik yang kita bangun harus menempatkan kepentingan terbaik bagi anak. Hari ini kami juga telah meninjau langsung beberapa fasilitas ramah perempuan dan anak di Stasiun LRT Pegangsaan Dua. Kami berharap berbagai fasilitas yang telah disediakan dapat semakin memudahkan masyarakat dalam mengakses transportasi publik sekaligus memastikan layanan yang tersedia benar-benar ramah bagi perempuan dan anak. Kehadiran fasilitas yang aman, nyaman, dan inklusif merupakan bagian dari upaya mewujudkan Jakarta sebagai kota yang layak bagi perempuan dan anak," ujar Kadis Dwi. Beliau turut mengapresiasi kolaborasi bersama PT LRT Jakarta yang telah menghadirkan berbagai layanan dan fasilitas ramah anak di lingkungan transportasi publik. “Semoga kolaborasi seperti ini terus berkembang sehingga semakin banyak ruang publik di Jakarta yang inklusif, aman, nyaman, serta memberikan kesempatan bagi setiap anak untuk tumbuh, belajar, bermimpi, dan meraih masa depan terbaiknya," tambah Kadis Dwi. Sementara itu, Wakil Kepala Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta, Ujang Harmawan, dalam sambutannya mewakili Asisten Perekonomian dan Keuangan Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta, menyampaikan bahwa Peringatan Hari Anak Nasional menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam memenuhi hak dan memberikan perlindungan kepada anak. Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta terus mendukung penyediaan sistem transportasi publik yang aman, nyaman, mudah diakses, dan ramah anak sebagai bagian dari upaya mewujudkan Jakarta sebagai kota global yang inklusif serta mendukung tumbuh kembang anak secara optimal. “Keberhasilan menghadirkan kota yang ramah anak membutuhkan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan. Kami mengapresiasi sinergi PT LRT Jakarta, Dinas PPAPP Provinsi DKI Jakarta, dan seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan Hari Anak Nasional Provinsi DKI Jakarta. Melalui kolaborasi ini, kami berharap semakin banyak ruang publik, termasuk layanan transportasi, yang aman dan mendukung anak untuk tumbuh, belajar, serta berpartisipasi secara optimal dalam kehidupan bermasyarakat,” pungkas Wakadis Ujang. Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama PT LRT Jakarta, Aditia Kesuma Negara, menyampaikan bahwa keterlibatan LRT Jakarta dalam kegiatan ini merupakan wujud komitmen perusahaan untuk menghadirkan layanan transportasi publik yang ramah anak sekaligus memeriahkan Hari Anak Nasional 2026. "Sejalan dengan komitmen LRT Jakarta dalam menghadirkan layanan transportasi publik yang inklusif, kolaborasi ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kampanye #LRTJRamahAnakdanPerempuan serta mendukung terwujudnya Jakarta sebagai kota yang semakin layak anak," ujar Aditia. Menurutnya, transportasi publik tidak hanya berfungsi menghubungkan perjalanan masyarakat, tetapi juga dapat menjadi ruang belajar, bermain, dan bertumbuh bagi anak-anak. Dengan demikian, stasiun dan kereta tidak hanya menjadi simpul mobilitas, tetapi juga ruang edukasi dan rekreasi yang dapat dinikmati seluruh pelanggan. "Melalui kolaborasi ini, PT LRT Jakarta berharap dapat terus mendukung upaya Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam menghadirkan lingkungan yang aman, nyaman, inklusif, dan mendukung tumbuh kembang setiap anak. Selamat Hari Anak Nasional 2026," pungkas Aditia. Beragam aktivitas edukatif diselenggarakan dalam rangkaian peringatan Hari Anak Nasional 2026, antara lain EduTour LRT Jakarta bersama Dinas PPAPP Provinsi DKI Jakarta dan Forum Anak Jakarta dari Stasiun Velodrome menuju Stasiun Pegangsaan Dua sebagai sarana mengenalkan transportasi publik kepada anak-anak.  Selain itu, diselenggarakan Lomba Mewarnai yang terbagi dalam dua kategori usia, yakni 4–6 tahun dan 7–9 tahun, sebagai wadah untuk mengembangkan kreativitas dan imajinasi anak. Kegiatan juga dimeriahkan dengan pertunjukan dongeng "Pulau Gelembung" persembahan Visinema yang mengajak anak-anak belajar melalui cerita penuh imajinasi dan pesan positif. Anak-anak turut mengikuti Science Corner bersama Einstein Science Project untuk bereksperimen secara langsung dan mengenal sains dengan cara yang menyenangkan.  Tidak hanya itu, tersedia pula berbagai stan layanan dan aktivitas gratis, seperti pembagian makanan ringan dan vitamin anak, serta pemeriksaan mata gratis sebagai bentuk dukungan terhadap kesehatan dan tumbuh kembang anak. Melalui peringatan HAN 2026, diharapkan sinergi lintas sektor dapat terus berkelanjutan dalam mendukung upaya Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mewujudkan lingkungan yang aman, nyaman, dan inklusif serta mendukung tumbuh kembang setiap anak Indonesia. Selamat Hari Anak Nasional Tahun 2026.