Setiap upaya untuk melindungi perempuan dan anak membutuhkan kepedulian, kesiapan, dan keberanian Bersama untuk hadir ketika seseorang membutuhkan pertolongan.


Untuk itu, Dinas PPAPP Provinsi DKI Jakarta bersama Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi DKI Jakarta melaksanakan Bimbingan Teknis Penguatan Psikologis Calon Petugas Pos Sahabat Perempuan dan Anak (SAPA) dengan tema “Refleksi dan Penguatan Kesiapan Psikologis Calon Petugas Pos SAPA”, di Ruang Auditorium RA. Kartini Lantai 1 Gedung Dinas PPAPP, Jakarta Pusat, pada Rabu (30/9).


Kegiatan ini menjadi langkah awal untuk mempersiapkan calon Petugas Pos SAPA, bukan hanya dari sisi pengetahuan dan keterampilan, tetapi juga dari sisi kesiapan psikologis. Sebab, mereka nantinya dapat berhadapan dengan perempuan dan anak yang sedang berada dalam kondisi takut, bingung, tertekan, atau mengalami pengalaman traumatis.


Kepala Dinas PPAPP Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia menegaskan bahwa sebelum belajar bagaimana membantu orang lain, calon petugas perlu terlebih dahulu memahami kesiapan dirinya dalam menerima dan merespons berbagai situasi tersebut.


Sementara itu, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi DKI Jakarta, Lisniawati Uus Kuswanto, menuturkan bahwa dalam kehidupan sehari-hari masih terdapat perempuan dan anak yang menghadapi berbagai persoalan, baik di lingkungan keluarga maupun masyarakat. Dalam kondisi tersebut, kehadiran Ibu SAPA menjadi sangat berarti.


Beliau berharap seluruh calon Ibu SAPA dapat meningkatkan kemampuan dalam mengelola emosi, menghadapi tekanan, berkomunikasi secara empatik, menjaga kerahasiaan, serta memahami batas-batas peran dan kewenangan.


Kegiatan tersebut turut menghadirkan Founder Speak Up Now, Hanina Maulidha, serta COO Speak Up Now sekaligus Konselor dan Coach, Nana Fachrudin, sebagai narasumber yang menyampaikan materi kepada para peserta.


Pos SAPA diharapkan bisa menjadi ruang terdekat yang dapat memberikan informasi, menerima penyampaian awal permasalahan, memberikan dukungan awal, serta menghubungkan perempuan dan anak yang membutuhkan pertolongan dengan layanan yang tepat.


Kolaborasi DPPAPP dan DWP Provinsi DKI Jakarta menjadi bagian penting dalam membangun lingkungan yang semakin responsif terhadap persoalan perempuan dan anak. Dengan jejaring yang dekat dengan keluarga dan masyarakat, kepedulian dapat tumbuh dari lingkungan terdekat.


Perempuan dan anak yang membutuhkan pertolongan tidak harus menghadapi persoalannya sendirian. Ada lingkungan yang peduli, ada yang mau mendengarkan, dan ada yang siap menghubungkan mereka dengan layanan yang tepat.


Mari bersama-sama membangun Jakarta yang aman, peduli, dan semakin kuat dalam melindungi perempuan dan anak.