RPTRA Bambu Petung Raih Nilai Tertinggi Sertifikasi RBRA Se-Indonesia

    0
    2

    RPTRA Bambu Petung Raih Nilai Tertinggi Sertifikasi RBRA Se-Indonesia

    Sekretaris Kota Administrasi Jakarta Timur Usmayadi menerima Pertemuan Penilaian Standarisasi dan Sertifikasi Ruang Bermain Ramah Anak (RBRA) untuk percepatan Kabupaten/Kota Layak Anak, di RPTRA Bambu Petung, Kelurahan Bambu Apus, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur, Kamis (3/10/2019).
    Ada 6 orang tim penilai Standarisasi dan Sertifikasi Ruang Bermian Ramah Anak (RBRA) untuk percepatan Kabupaten/Kota Layak Anak tingkat nasional. Tim dipimpin oleh Hamid Patilima Tim Independent RBRA dan didampingi oleh Thomas Rizal oleh Kepala Bidang Lingkungan Ramah Anak, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia.
    Ketua tim penilai menyebutkan hasil audit yang berisi, bahwa RPTRA Bambu Petung mendapat nilai tertinggi dari 16 Kabupaten/Kota se-Indonesia. RPTRA Bambu Petung mendapatkan nilai 447.
    Dalam kegiatan ini, Sekretaris Kota Administrasi Jakarta Timur didampingi oleh Kepala Suku Dinas Pemberdayaan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk Fetty Fatima. Turut hadir dalam kegiatan ini Sekretaris Camat Cipayung Wawa Kartiwa, dan Lurah Bambu Apus Dodo Supendi.
    “Alhamdulillah sudah selesai penilaiannya selama tiga hari dan sudah disampaikan mana saja yang sudah baik dan mana saja yang harus dilengkapi atau ditambah,” ujar Usmayadi.
    Terkait pengumuman hasil dari tim penilai Standarisasi dan Sertifikasi RBRA bahwa RPTRA Bambu Petung meraih nilai tertinggi se-Indonesia, disambut baik oleh Usmayadi.
    “RPTRA Bambu Petung mendapatkan nilai yang tertinggi, karena kita berada di Ibukota negara Indonesia, jadi kita wajib menjadi yang terbaik. Hanya tadi ada yang kurang yaitu tidak adanya kursi roda, untuk itu kedepannya akan kita lengkapi,” katanya.
    Usmayadi menambahkan, adanya arahan ketua tim penilai bahwa penilaian dilakukan selama 3 tahun, apabila dalam 1 tahun ada perubahan, maka sertifikasi dan standarisasi RBRA bisa dicabut.
    “Saya tekankan kepada lurah, camat, ketua RT, dan Ketua RW wajib menjaga RPTRA Bambu Petung menjadi contoh yang terbaik bagi RPTRA lain di wilayah DKI Jakarta khususnya Jakarta Timur,”ujarnya.
    Sementara itu Kepala Bidang Lingkungan Ramah Anak, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia Thomas Rizal menjelaskan, Standarisasi dan Sertifikasi RBRA adalah program dari kementrian ditempatnya bekerja. Program dilakukan mulai 2018 dan sudah mensertifikasi 26 Kabupaten/Kota.
    Rencananya pada 2019, sertifikasi akan dilakukan kepada 30 Kabupaten/Kota di Indonesia. Saat ini, sudah dilakukan terhadap 16 Kabupaten/Kota.
    “Alhamdulilah Jakarta Timur berada di peringkat teratas hingga saat ini,” ujar Thomas.

    “Kami sangat berharap kegiatan ini jangan hanya ada tim penilai saja menampilkan dan menjadikan RPTRA Bambu Petung menjadi terbaik, tetapi berlanjut terus di tahun berikutnya dan perlu dukungan dari bapak Wali Kota dan jajaran SKPD/UKPD agar bisa menjadi contoh yang terbaik bagi RPTRA yang lain di wilayah Indonesia khususnya DKI Jakarta,” tambahnya.
    Hal yang sama disampaikan Hamid Patilima selaku Ketua Tim Independent RBRA. Hamid mengatakan, RPTRA Bambu Petung khusus anak-anak yang berkunjung ke sana tak hanya dapat banyak pengetahuan, keterampilan mereka berkembang. Tetapi ujungnya nanti anak-anak akan memiliki sikap yang bijaksana, karena anak-anak disini dilatih tentang jika terjadi bencana, serta bagaiman mentaati peraturan yang ada di RPTRA Bambu Petung.
    “Sehingga jika sudah dewasa mereka akan belajar juga akan mentaati peraturan yang ada di kehidupannya, dengan ujungnya nanti anak-anak akan tumbuh menjadi anak yang berkualitas dan menjunjung tinggi peraturan,” pungkas Hamid.

    Sumber : https://timur.jakarta.go.id/v19/news/Pemerintahan/4866/RPTRA-Bambu-Petung-Raih-Nilai-Tertinggi-Sertifikasi-RBRA-Se-Indonesia
    Tanggal : 3 Oktober 2019

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here